HUT RI dan pandemi: Untuk mula-mula kali, upacara Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka dihadiri peserta serta undangan 'terbatas'
News

HUT RI dan pandemi: Untuk mula-mula kali, upacara Detik-Detik Proklamasi di Istana Merdeka dihadiri peserta serta undangan ‘terbatas’

Untuk mula-mula kalinya, upacara detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/08), digelar dengan menyesuaikan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus Covid-19.

Dipimpin langsung Presiden Joko Widodo, yang bertindak sebagai inspektur upacara, acara ini dihadiri peserta & undangan terbatas.

Sebagian besar seruan, termasuk perwakilan negara lain, mengikutinya secara virtual.

Jumlah petugas pengibar alam pusaka alias paskibraka juga dibatasi.

Kira-kira pejabat negara, diantaranya Wakil Pemimpin Ma’ruf Amin, Kapolri Jenderal Idham Azis, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, serta sejumlah menteri, terlihat di komplek Istana Merdeka.

Ada pula Menteri Agama Fachrul Razi, dengan didaulat sebagai pembaca doa, mengikuti Ketua MPR Bambang Soesatyo yang membacakan teks proklamasi. Diantara undangan, ada pula Ketua DPR Puan Maharani.

Deputi bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden Bey Machmudin mengatakan, upacara tahun ini bertentangan dengan acara serupa pada tahun-tahun sebelumnya, yang antara lain ditandai pembatasan jumlah peserta.

“Biasanya ratusan pengikut mengikuti upacara, sekarang hanya 20 peserta upacara dan di dunia kehormatan hanya 14 orang selalu, ” ujar Bey, dalam siaran langsung melalui televisi, yang dikutip Kompas TV.

“Walau bagaimanapun kita menerapkan protokol kesehatan, acara tetap khusyuk dan semarak, ” lanjutnya.

Dalam upacara ini, Presiden Joko Widodo menggunakan pakaian adat Timor Tengah Daksina, Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebagian pejabat lainnya juga mengenakan baju tradisional daerah

Sementara dari pantauan pada akun Youtube Sekretariat Presiden, sejumlah pejabat turut hadir langsung antara lain Ketua DPR Puan Maharani, Menteri Sosial Juliari Batubara, dan beberapa pejabat lain.

Dilaporkan pula pihak istana mengundang pula masyarakat dalam mendaftarkan upacara ini secara virtual.